Kupu-kupu pengenyam malamTerbang dan hinggap
Dari satu pelukan ke lain dekapan
Dari sebuas nafsu ke sebejat berahi
Dari sepasang mata ke seliar tatapan
Pada kepakan sayapnya yang lirih
Meredam segala pedih perih
Tak peduli lebah pun kumbang
Cengkerik pun belalang
Ia layani sepenuh hati
Tergerogoti dalam senyap
Sayap yang warnanya kian mati
Karena tak lagi ia hirau indah warna sayapnya
Hilang, biar hilang
Terpenting tak melompong lambung anaknya yang malang
Terpenting tak lengang senyum dari bibir anaknya sayang
Luka mengepak bisu
Duka menghinggap kaku
Seperti dipedaya angin
Hingga terdorong begitu saja tak kuasa melawan ingin
Dan kini sudah terlalu jauh angin membawanya terbang
Tersesat, masuk pada gang-gang pekat
Yang bahkan tak pernah ingin ia lewati pun sekadar ia jumpai
Di bawah terik lampu jalan
Ia menghitung-hitung lembaran
Yang pada tiap nominalnya tersisipkan harapan
Fajar pun menggeser bulan
Pada perjalanan pulang
Ia sibuk menghapus gincu dan bedak dari raut wajah
Mengganti pakaian seksi dengan yang sewajarnya
Karena tak ingin anaknya curiga
Dari mana induknya memanen rupiah
Sumbawa, 2015
Dari satu pelukan ke lain dekapan
Dari sebuas nafsu ke sebejat berahi
Dari sepasang mata ke seliar tatapan
Pada kepakan sayapnya yang lirih
Meredam segala pedih perih
Tak peduli lebah pun kumbang
Cengkerik pun belalang
Ia layani sepenuh hati
Tergerogoti dalam senyap
Sayap yang warnanya kian mati
Karena tak lagi ia hirau indah warna sayapnya
Hilang, biar hilang
Terpenting tak melompong lambung anaknya yang malang
Terpenting tak lengang senyum dari bibir anaknya sayang
Luka mengepak bisu
Duka menghinggap kaku
Seperti dipedaya angin
Hingga terdorong begitu saja tak kuasa melawan ingin
Dan kini sudah terlalu jauh angin membawanya terbang
Tersesat, masuk pada gang-gang pekat
Yang bahkan tak pernah ingin ia lewati pun sekadar ia jumpai
Di bawah terik lampu jalan
Ia menghitung-hitung lembaran
Yang pada tiap nominalnya tersisipkan harapan
Fajar pun menggeser bulan
Pada perjalanan pulang
Ia sibuk menghapus gincu dan bedak dari raut wajah
Mengganti pakaian seksi dengan yang sewajarnya
Karena tak ingin anaknya curiga
Dari mana induknya memanen rupiah
Sumbawa, 2015

0 komentar:
Posting Komentar