Wahai kucing kecil, beritahu aku: bagaima bisa kau tetap riang gembira, saat ibumu tak ada di sampingmu? Bagaimana bisa kau tetap bermain tanpa lelah, di saat semua penghuni rumah terlelap karena lelah? Dan bagaimana bisa kau ciptakan ramaimu sendiri hanya dengan permainan konyolmu?
Wahai kucing kecil, bila kau berkenan ajari aku: cara melawan sepi dengan sebuah kertas yang terbuang, cara tetap merasakan ramai saat sepi coba menikam, dan cara tetap riang meski tanpa Ibu dan seikat senyuman.
Ajari aku, kucing kecil, ajari aku.
Sumbawa, 2015

0 komentar:
Posting Komentar