Sebuah pagi,
tak 'kan pernah mengeluhkan tentang kau yang telat bangun, tentang iler yang membentuk pola acak di bantalmu, seprai dan selimut yang tidak kaurapikan, atau tentang jendela kamar yang lupa kaukunci semalam.
Sebuah pagi,
tak 'kan pernah mempermasalahkan tentang jam tidurmu, buruk atau indahnya mimpimu, tentang dring alarm yang hampir bosan mengulang, atau tentang igauan-igauanmu tentang seseorang.
Sebuah pagi,
selalu bisa menerima bangunmu, bagaimanapun cara kaubangun menerimanya.
Sebuah pagi,
selalu bisa mengakrabkan kau dengan segelas kopimu, mendekatkan kau pada doa kekasihmu.
Itulah kenapa,
aku tak pernah ingin punya jeda
untuk bisa sejenak berhenti dari mencintaimu.
Sumbawa, 2016

0 komentar:
Posting Komentar