Apa kabar?
Saat aku menulis ini,
di kotaku sedang hujan, tapi tidak tahu kalau di kotamu.
Di kepalaku sedang rindu, tapi tidak tahu kalau di kepalamu.
Yang sama-sama kita tahu, aku mencintaimu.
Sehat?
Saat aku menulis ini,
aku sedang mencemaskan keningmu.
Karena cuaca sedang tidak tentu, berubah-ubah seperti perasaan di dadamu, waktu itu.
Semoga kau tidak tiba-tiba jatuh demam.
Karena aku tidak ingin ada hangat lain yang menjalar di tubuhmu selain hangat lengan-lenganku.
Bagaimana harimu?
Saat aku menulis ini,
aku sedang mengingat-ingat, kapan terakhir kali aku tidak merindukanmu.
Jarak sebenarnya tidak pernah ada.
Yang ada hanya rindu-rindu yang dibalut kecemasan.
Dan kenapa aku terus merindukanmu?
Agar kelak,
aku sampai padamu.
Sumbawa, 2016

0 komentar:
Posting Komentar